Pengenalan Arsitektur Oracle Bag.1 (Tablespace)

Oracle memiliki 2 metode penyimpanan, yakni

  1. penyimpanan secara fisik ( seperti pita magnetik , hard disk dsb)
  2. penyimpanan secara logika

Pada penyimpanan secara logika , sebuah database oracle akan disimpan dalam sebuah Tablespace, yang didalamnya disimpan data-data segment suatu basis data oracle.
Pada suatu database terdapat beberapa tablespace, dan pada setiap tablespace terdapat satu atau lebih datafile yang akan menyimpan berkas berkas data segment.

Segment yang dimaksud disini adalah table, index, cluster, rollback (undo), lobsegment, lobindex, table partition, index partition, lob partition, temporary segment, dll.

Untuk lebih detailnya, bisa dilihat gambar sebagai berikut

cncpt038
Contoh Single Tablespace dan cara menambahkan datafile nya

Seperti yang sudah dijelaskan, database bisa terdiri dari beberapa tablespace, seperti contoh 2 tablespace berikut

cncpt039
Contoh 2 Tablespace dan cara menambahkan datafile

Pada Tablespace, selain bisa ditambahkan jumlah datafile nya, juga bisa ditambahkan jumlah memory (ukuran space) nya, seiring dengan perkembangan penyimpanan database yang harus menaikkan jumlah memory nya.

cncpt040
Menambahkan memory datafile pada tablespace

 

Advertisements

Konsep Singkat Database

Setiap organisasi memiliki informasi yang harus di simpan dan di atur sesuai kebutuhannya, misalnya sebuah perusahaan mengumpulkan informasi data karyawannya. Informasi tersebut harus tersedia ketika dibutuhkan, IT sistem secara formal kemudian akan menyimpan dan memproses informasi tersebut.

Pengertian DBMS

DBMS adalah sebuah software yang digunakan untuk mengontrol storage (penyimpanan). organisasi, dan pengambilan data. Sederhananya DBMS terdiri dari 3 elemen berikut :

  • 1. Kernel Code,
    Kode ini akan memanage memori dan storage untuk DBMS
  • 2. Repository Of Metadata
    Repository ini disebut juga sebagai kamus data (Data Dictionary)
  • 3. Query Language
    Adalah bahasa yang akan digunakan aplikasi dalam mengakses data

Database Application
merupakan program perangkat lunak yang berinteraksi dengan database untuk mengakses dan memanipulasi data.
Generasi pertama DBMS mencakup jenis sebagai berikut :

  • 1. Hierarchical
    Database hirarki mengatur data dalam struktur pohon (tree). Setiap Data Induk memiliki satu atau lebih data anak, mirip dengan struktur data anak
  • 2. Network
    Database Network/Jaringan mirip dengan database hirarki kecuali data yang memiliki hubungan many-to many daripada one to many

Relational Model
Dalam makalahnya yang berjudul “A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks” E. F. Codd mendefinisikan model relasional berdasarkan teori set matematika. Saat ini, model database yang paling banyak diterima adalah model relasional.

Database relasional adalah database yang sesuai dengan model relasional. Model relasional memiliki aspek utama sebagai berikut:

  1. Struktur
    Objek yang terdefinisi dengan baik menyimpan atau mengakses data dari database.
  2. Operasi
    Tindakan yang didefinisikan dengan jelas memungkinkan aplikasi memanipulasi data dan struktur database.
  3. Aturan integritas

Aturan integritas mengatur operasi pada data dan struktur database.

Database relasional menyimpan data dalam serangkaian hubungan sederhana. Sebuah relasi adalah satu set tupel. Sebuah tuple adalah himpunan nilai atribut yang tidak berurutan.

Tabel adalah representasi dua dimensi dari sebuah relasi dalam bentuk baris (tupel) dan kolom (atribut). Setiap baris dalam tabel memiliki kumpulan kolom yang sama. Database relasional adalah database yang menyimpan data dalam relasi (tabel). Misalnya, database relasional dapat menyimpan informasi tentang karyawan perusahaan di meja karyawan, meja departemen, dan tabel gaji.

Schema Objects

Salah satu karakteristik RDBMS adalah independensi penyimpanan data fisik dari struktur data logis. Di Oracle Database, skema database adalah kumpulan struktur data logis, atau objek skema. Skema database dimiliki oleh pengguna basis data dan memiliki nama yang sama dengan nama pengguna.

Objek skema adalah struktur buatan pengguna yang secara langsung merujuk ke data dalam database. Database mendukung banyak jenis objek skema, yang terpenting adalah tabel dan indeks.

Objek skema adalah salah satu jenis objek database. Beberapa objek database, seperti profil dan peran, tidak berada dalam skema.

  1. Table
    Tabel menggambarkan entitas seperti karyawan. Anda mendefinisikan sebuah tabel dengan nama tabel, seperti karyawan, dan kumpulan kolom. Secara umum, Anda memberi setiap kolom nama, tipe data, dan lebar saat Anda membuat tabel.Table adalah seperangkat baris. Kolom mengidentifikasi atribut entitas yang dijelaskan oleh tabel, sedangkan sebuah baris mengidentifikasi sebuah instance dari entitas. Misalnya, atribut entitas karyawan sesuai dengan kolom untuk ID karyawan dan nama belakang. Baris mengidentifikasi karyawan tertentu.Anda dapat secara opsional menentukan aturan untuk setiap kolom tabel. Aturan ini disebut batasan integritas (integrity constraint). Salah satu contohnya adalah batasan integritas NOT NULL. Kendala ini memaksa kolom berisi nilai di setiap baris.
  2. Indexes

    Indeks adalah struktur data opsional yang dapat Anda buat pada satu atau beberapa kolom tabel. Indeks dapat meningkatkan kinerja pengambilan data. Saat memproses permintaan, database dapat menggunakan indeks yang tersedia untuk menemukan baris yang diminta secara efisien. Indeks berguna saat aplikasi sering menautkan baris atau rentang baris tertentu.

    Indeks secara logis dan fisik tidak bergantung pada data. Dengan demikian, Anda bisa drop dan membuat indeks tanpa efek pada tabel atau indeks lainnya. Semua aplikasi terus berfungsi setelah Anda menghapus indeks.

 

Tutorial diambil dan diubah dari Oracle 11g Documentation
download.oracle.com/docs/cds/E11882_01.zip

Index Tutorial Oracle 11g

Berikut saya buatkan Index Tutorial Oracle 11g agar tutorial oracle yang ada di blog ini semakin rapi, terstruktur sehingga enak dibacanya.

Sebagai dokumentasi pribadi juga hehe

Konsep Database Oracle

Konsep Singkat Database

Instalasi

[Seri Oracle 11g] Menginstall Oracle 11g Enterprise
[Seri Oracle 11g] Mengaktifkan Service Listener di Oracle Enterprise 11g
[Seri Oracle 11g] Menjalankan fitur SQL Developer di Oracle 11g (Part 1)
Cara mengaktifkan SQLDeveloper di Oracle 11g

Memulai Operasi Database

[Seri Oracle 11g] Membuat instance database dengan DBCA
[Seri Oracle 11g] Menjalankan fitur Oracle Enterprise Manager (OEM) di Oracle 11g

 

 

Cara mengaktifkan SQLDeveloper di Oracle 11g

SQL Developer adalah GUI Tools yang disediakan oleh Oracle untuk melakukan pengolahan instance database pada oracle, sperti pengelolaan query SQL DML, DDL, PL SQL dan lain sebagainya.

Pada Oracle 11g  SQLDeveloper biasanya sudah built-in di dalamnya, kita hanya perlu melakukan sedikit konfigurasi path java (JDK) dan setup koneksinya.

Oke langsung saja buka SQL Developer kita , Jika anda menemukan error seperti dbawah ini

itu artinya path java belum di set, sehingga kita perlu melakukan setup path java. Oiya FYI Untuk path yang digunakan adalah path java Oracle11g, yang diinstal pada direktori Oracle11g. Biasanya path yang dimaksud terdapat di “%Oracle Path%\dbhome_1\jdk” jadi pada dialog box diatas kt hanya tinggal browse ke alamat dimaksud.

Jika ingin mengeset secara manual bisa melalui path sbb :

Dan perhatikan baris yang bertuliskan setJavaHome, itu adalah baris konfigurasi Java SDK yang digunakan pada SQLDeveloper. Kita tinggal mengubahnya saja sesuai path yang ada di local kita.

Jika sudah maka SQL Developer akan berjalan normal , dan selanjutnya kita tinggal membuat koneksi setup ke server oracle.

Sesuaikan isian dengan konfigurasi Instance, SID, Listener yang pernah kita buat sebelumnya (disini saya masuk sebagai sysadmin)

Menemukan Pesan Error ketika salah menentukan path Java SDK di SQL Developer

Ketika anda sudah terlanjur men setup path yang salah, biasanya akan muncul error seperti ini tiap kali kita akan memulai SQLDeveloper

Solusinya hapus path yang salah tersebut pada file konfigurasi diatas (%Oracle Path%\dbhome_1\sqldeveloper\sqldeveloper\bin\sqldeveloper.conf) *jangan lupa untuk djalankan As Administrator, kemudian hapus baris setJavaHome , setelah itu Save dan jalankan kembali SQL Developernya.

 

[Seri Oracle 11g] Menjalankan fitur SQL Developer di Oracle 11g (Part 1)

Fitur SQL Developer memungkinkan kita melakukan operasi database secara GUI (Graphical User Interface). Pada Oracle 11g Enterprise, fitur ini sudah tersedia alias built-in.

Oke, langsung saja, untuk menjalankan prosedur awal membuka SQL Developer, (pada windows) buka Start >  Oracle – OraDb11g_home2 > Application Development > SQL Developer.

Ketika kita baru pertama kali membuka aplikasi ini , maka akan muncul popup seperti ini

Itu artinya SQL Developer memerlukan konfigurasi path java (JRE) , yang perlu diingat, adalah konfigurasi java disini adalah java JDK yang sudah merupakan bawaan dari Oracle 11g. Untuk pathnya biasanya terdapat pada \app\Arfadia\product\11.2.0\dbhome_1\jdk\jre\bin

Error Unable to Find a Java Virtual Machine (SQL Developer)

Jika kita salah menentukan path berkali kali , maka akan muncul error seperti ini, yang menandakan jika oracle SQL Developer sudah terlanjur menyimpan path pada file konfigurasinya.

Maka untuk sebelum mengeset lokasi Path, kita harus menghapus path yang sudah terlanjur tersimpan di file konfigurasi. File nya terdapat di

Ubah file sqldeveloper.conf (as Administrator), kemudian hapus baris “SetJavaHome” seperti gambar yang di block di bawah.

Oke setelah itu jalankan kembali SQL Developer dan set ulang pathnya, jika tidak ada masalah, maka Oracle SQL Developer akan running normal

[Seri Oracle 11g] Menjalankan fitur Oracle Enterprise Manager (OEM) di Oracle 11g

Fitur Oracle Enterprise Manager (OEM) digunakan dalam rangka mempermudah kerja SYS Administrator dalam mengelola dan memonitoring kinerja databasenya.

Enterprise Manager yang disediakan berbasis web based console.
Untuk mengaktifkannya, perhatikan langkah berikut ini :

1. Asumsi bahwa kita telah menerapkan konfigurasi listener dan membuat instance dengan DBCA
2. Cek status enterprise manager melalui console

emctl status dbconsole

Jika menemukan pesan error seperti ini “Environment variable ORACLE_UNQNAME not defined. Please set ORACLE_UNQNAME to database unique name”, itu artinya anda tinggal selangkah lagi mengelola OEM Anda, yakni dengan mengupdate konfigurasi environment.

3. Untuk selanjutnya , lakukan setting variable environment (nama lokal komputer, database, dan sid) dengan mengetik perintah berikut melalui console

set ORACLE_HOSTNAME=Arfadia-PC
set ORACLE_UNQNAME=databaseku
set ORACLE_SID=databaseku

4. Jika sudah melakukan konfigurasi tersebut, cek status nya kembali menggunakan perintah

emctl status dbconsole

5. Jika muncul pesan seperti gambar dibawah,

berarti konfigurasi yang kita buat sudah sesuai, maka kita tinggal menjalankan control OEM degan perintah

emctl start

perlu diperhatikan bahwa pada pesan gambar diatas terdapat alamat URL dari Oracle Enterprise Manager (*saya marking), yang bisa kita copy paste ke browser kita. Sebagai contoh berikut adalah URL yang saya dapatkan ketika selesai melakukan konfigurasi

https://[nama_lokal_pc]:[port]/em/console

atau dalam hal ini alamat URL saya adalah

https://arfadia-pc:1158/em/console/logon/logon

selanjutnya kita tinggal memasukkan username dan password, jika sudah maka kita akan di redirect masuk ke halaman dashboard dari Oracle Enterprise Manager, yang lain waktu akan saya update tutorialnya.

Catatan Penting :

1. Muncul Pesan Error “OC4J Configuration issue OC4J_DBConsole_<HOSTNAME>_<DBNAME> not found
Jika kita melakukan konfigurasi variable dengan nilai yang salah, maka pesan error inilah yang akan muncul, artinya kita salah menginput (nama lokal/PC atau database atau SID nya).

Terus bagaimana kita mengetahui nilai variable yg benar?
Okey, bukalah path yang dimaksud, dalam contoh saya berada di path “C:\app\Arfadia\product\11.2.0\dbhome_1\oc4j\j2ee“, kemudian cek di baris folder ke 4 ada folder yang penamaan nya berdasarkan dengan nama lokal PC dan database yang benar, dengan structure sbb :

OC4J_DBConsole_[nama_lokal_pc]_[nama_database]

di contoh saya path nya adalah sbb :

OC4J_DBConsole_Arfadia-PC_databaseku


Silakan kita sesuaikan kembali nilai variable environtment tsb dengan nama PC kita dan database yang telah kita buat sebelumnya.

2. Mengetahui port yang digunakan pada alamat URL OEM

Untuk mengetahuinya cukup mudah kita cukup buka

%YOUR_ORACLE_PATH%\dbhome_1\install\portlist.ini

[Seri Oracle 11g] Membuat instance database dengan DBCA

Untuk membuat instance database di oracle 11g, kita bisa memanfaatkan fitur Database Configure Assistant (DBCA) pada oracle.

Untuk mengaktifkan layanan ini pada windows kita bisa buka CMD (as administrator), ketik “dbca”
atau buka melalui Start > All programs > Oracle – OraDb11g_home1 > Configuration and Migration Tools > Database Configure Assistant.

Untuk langkah-langkahnya silakan disimak pada gambar dibawah.