Cara mengaktifkan SQLDeveloper di Oracle 11g

SQL Developer adalah GUI Tools yang disediakan oleh Oracle untuk melakukan pengolahan instance database pada oracle, sperti pengelolaan query SQL DML, DDL, PL SQL dan lain sebagainya.

Pada Oracle 11g  SQLDeveloper biasanya sudah built-in di dalamnya, kita hanya perlu melakukan sedikit konfigurasi path java (JDK) dan setup koneksinya.

Oke langsung saja buka SQL Developer kita , Jika anda menemukan error seperti dbawah ini

itu artinya path java belum di set, sehingga kita perlu melakukan setup path java. Oiya FYI Untuk path yang digunakan adalah path java Oracle11g, yang diinstal pada direktori Oracle11g. Biasanya path yang dimaksud terdapat di “%Oracle Path%\dbhome_1\jdk” jadi pada dialog box diatas kt hanya tinggal browse ke alamat dimaksud.

Jika ingin mengeset secara manual bisa melalui path sbb :

Dan perhatikan baris yang bertuliskan setJavaHome, itu adalah baris konfigurasi Java SDK yang digunakan pada SQLDeveloper. Kita tinggal mengubahnya saja sesuai path yang ada di local kita.

Jika sudah maka SQL Developer akan berjalan normal , dan selanjutnya kita tinggal membuat koneksi setup ke server oracle.

Sesuaikan isian dengan konfigurasi Instance, SID, Listener yang pernah kita buat sebelumnya (disini saya masuk sebagai sysadmin)

Menemukan Pesan Error ketika salah menentukan path Java SDK di SQL Developer

Ketika anda sudah terlanjur men setup path yang salah, biasanya akan muncul error seperti ini tiap kali kita akan memulai SQLDeveloper

Solusinya hapus path yang salah tersebut pada file konfigurasi diatas (%Oracle Path%\dbhome_1\sqldeveloper\sqldeveloper\bin\sqldeveloper.conf) *jangan lupa untuk djalankan As Administrator, kemudian hapus baris setJavaHome , setelah itu Save dan jalankan kembali SQL Developernya.

 

Advertisements

[Seri Oracle 11g] Menjalankan fitur SQL Developer di Oracle 11g (Part 1)

Fitur SQL Developer memungkinkan kita melakukan operasi database secara GUI (Graphical User Interface). Pada Oracle 11g Enterprise, fitur ini sudah tersedia alias built-in.

Oke, langsung saja, untuk menjalankan prosedur awal membuka SQL Developer, (pada windows) buka Start >  Oracle – OraDb11g_home2 > Application Development > SQL Developer.

Ketika kita baru pertama kali membuka aplikasi ini , maka akan muncul popup seperti ini

Itu artinya SQL Developer memerlukan konfigurasi path java (JRE) , yang perlu diingat, adalah konfigurasi java disini adalah java JDK yang sudah merupakan bawaan dari Oracle 11g. Untuk pathnya biasanya terdapat pada \app\Arfadia\product\11.2.0\dbhome_1\jdk\jre\bin

Error Unable to Find a Java Virtual Machine (SQL Developer)

Jika kita salah menentukan path berkali kali , maka akan muncul error seperti ini, yang menandakan jika oracle SQL Developer sudah terlanjur menyimpan path pada file konfigurasinya.

Maka untuk sebelum mengeset lokasi Path, kita harus menghapus path yang sudah terlanjur tersimpan di file konfigurasi. File nya terdapat di

Ubah file sqldeveloper.conf (as Administrator), kemudian hapus baris “SetJavaHome” seperti gambar yang di block di bawah.

Oke setelah itu jalankan kembali SQL Developer dan set ulang pathnya, jika tidak ada masalah, maka Oracle SQL Developer akan running normal

[Seri Oracle 11g] Menjalankan fitur Oracle Enterprise Manager (OEM) di Oracle 11g

Fitur Oracle Enterprise Manager (OEM) digunakan dalam rangka mempermudah kerja SYS Administrator dalam mengelola dan memonitoring kinerja databasenya.

Enterprise Manager yang disediakan berbasis web based console.
Untuk mengaktifkannya, perhatikan langkah berikut ini :

1. Asumsi bahwa kita telah menerapkan konfigurasi listener dan membuat instance dengan DBCA
2. Cek status enterprise manager melalui console

emctl status dbconsole

Jika menemukan pesan error seperti ini “Environment variable ORACLE_UNQNAME not defined. Please set ORACLE_UNQNAME to database unique name”, itu artinya anda tinggal selangkah lagi mengelola OEM Anda, yakni dengan mengupdate konfigurasi environment.

3. Untuk selanjutnya , lakukan setting variable environment (nama lokal komputer, database, dan sid) dengan mengetik perintah berikut melalui console

set ORACLE_HOSTNAME=Arfadia-PC
set ORACLE_UNQNAME=databaseku
set ORACLE_SID=databaseku

4. Jika sudah melakukan konfigurasi tersebut, cek status nya kembali menggunakan perintah

emctl status dbconsole

5. Jika muncul pesan seperti gambar dibawah,

berarti konfigurasi yang kita buat sudah sesuai, maka kita tinggal menjalankan control OEM degan perintah

emctl start

perlu diperhatikan bahwa pada pesan gambar diatas terdapat alamat URL dari Oracle Enterprise Manager (*saya marking), yang bisa kita copy paste ke browser kita. Sebagai contoh berikut adalah URL yang saya dapatkan ketika selesai melakukan konfigurasi

https://[nama_lokal_pc]:[port]/em/console

atau dalam hal ini alamat URL saya adalah

https://arfadia-pc:1158/em/console/logon/logon

selanjutnya kita tinggal memasukkan username dan password, jika sudah maka kita akan di redirect masuk ke halaman dashboard dari Oracle Enterprise Manager, yang lain waktu akan saya update tutorialnya.

Catatan Penting :

1. Muncul Pesan Error “OC4J Configuration issue OC4J_DBConsole_<HOSTNAME>_<DBNAME> not found
Jika kita melakukan konfigurasi variable dengan nilai yang salah, maka pesan error inilah yang akan muncul, artinya kita salah menginput (nama lokal/PC atau database atau SID nya).

Terus bagaimana kita mengetahui nilai variable yg benar?
Okey, bukalah path yang dimaksud, dalam contoh saya berada di path “C:\app\Arfadia\product\11.2.0\dbhome_1\oc4j\j2ee“, kemudian cek di baris folder ke 4 ada folder yang penamaan nya berdasarkan dengan nama lokal PC dan database yang benar, dengan structure sbb :

OC4J_DBConsole_[nama_lokal_pc]_[nama_database]

di contoh saya path nya adalah sbb :

OC4J_DBConsole_Arfadia-PC_databaseku


Silakan kita sesuaikan kembali nilai variable environtment tsb dengan nama PC kita dan database yang telah kita buat sebelumnya.

2. Mengetahui port yang digunakan pada alamat URL OEM

Untuk mengetahuinya cukup mudah kita cukup buka

%YOUR_ORACLE_PATH%\dbhome_1\install\portlist.ini

[Seri Oracle 11g] Membuat instance database dengan DBCA

Untuk membuat instance database di oracle 11g, kita bisa memanfaatkan fitur Database Configure Assistant (DBCA) pada oracle.

Untuk mengaktifkan layanan ini pada windows kita bisa buka CMD (as administrator), ketik “dbca”
atau buka melalui Start > All programs > Oracle – OraDb11g_home1 > Configuration and Migration Tools > Database Configure Assistant.

Untuk langkah-langkahnya silakan disimak pada gambar dibawah.














[Seri Oracle 11g] Mengaktifkan Service Listener di Oracle Enterprise 11g

Setelah selesai menginstall oracle enterprise 11g kita harus mengaktifkan listener, yakni sebuah service yang diperlukan bagi oracle untuk dapat diakses melalui sebuah network/jaringan.
Di sisi server oracle lah, biasanya dipergunakan Listener tersebut, sedangkan di sisi client menggunakan Local Net Service Name (TNS Names).

Jika listener belum di konfigurasi, maka ketika kita akan membuat database, maka biasanya akan muncul pesan error seperti ini

Configuring database with Database Control requires a listener to be configured in the current Oracle home. You need to run Netca to configure a listener before you can proceed. Otherwise you may choose to continue without Database Control configuration.

Okay, untuk menjalankan service tersebut, buka cmd > ketik netca, hingga muncul gambar sebagai berikut :

ketik next , kemudian pilih Add > Tentukan Nama Listener ex: LISTENER > kemudian setup protocol > dan terakhir set portnya ( saya biasanya menggunakan default port 1521

Jika sudah langkah selanjutnya adalah menjalankan service LISTENER yang telah dibuat tersebut dengan menjalankan command “lsnrctl start LISTENER” pada cmd, jika sudah benar maka listener telah diaktifkan seperti gambar dibawah ini

atau dapat dilihat servicenya melalui Service Windows 7 , Start > Programs > Administrative Tools > Services

Oh iya, berhubung listener adalah sebuah service, maka kita perlu setiap kali menyalakan service, maka dari itu pada windows 7 service Listener ini bisa diset Automatic pada startupnya, yang berarti Service akan otomatis berjalan ketika komputer menyala, jadi tidak perlu melakukan startup manual lagi hehe..

dan untuk menutup service bisa menggunakan perintah “lsnrctl stop LISTENER

Pesan Error TNS-00530 protocol adapter error

Sebagai tambahan, jika anda menemukan error ini ketika menjalankan service listener secara manual, tidak perlu khawatir, itu artinya kita hanya perlu menjalankan CMD sebagai administrator, lalu kita lanjutkan kembali.

Demikian sedikit informasi soal Listener di Oracle 11g Enterprise

contoh trigger SQL

Membuat Trigger sederhana di MySQL

Trigger merupakan suatu fasilitas yang disediakan pada MySQL untuk melakukan sebuah aksi Data Manipulation Language (DML) secara otomatis setelah action tertentu , dalam hal ini (before/after).

Untuk menjalankan sebuah trigger, pertama kali kita harus mengetahui alur dan event yang akan dijalankan oleh sebuah trigger. Saya akan mempraktekan secara sederhana pada 2 buah table, yakni table buku dan table log, dimana setelah kita menginput data buku , secara otomatis data trigger akan menginput pula data log.

Berikut contoh table buku dan log nya :

Alurnya, jika kita menginput 1 row buku, maka secara otomatis trigger akan menjalankan fungsi insert 1 row pula pada table log. Untuk itu kita buat dulu triggernya sebagai berikut :

contoh trigger SQL

Fungsi CREATE TRIGGER  [nama trigger] akan membuat trigger baru
AFTER INSERT ON [table] menandakan trigger dibuat setelah menginput data di table buku
FOR EACH ROW menandakan dimulainya perintah baru
BEGIN-END, menandakan area baris perintah yang akan ditulis (bisa lebih dari 1 perintah)

DELIMITER, berfungsi untuk membari tahu kepada MySQL, delimiter yang digunakan, secara default biasanya menggunaan semicolon (;) tapi diatas kita menggunakan $$

oke selajutnya kia tinggal jalankan query tersebut hingga muncul pesan berhasil sbb :

trigger mysql success

Jika sudah berhasil , maka kita tinggal mencoba, menginput 1 data pada table buku, kemudian kita mengecek data pada table log,maka secara otomatis data pada table log juga akan terisi.

Oh iya untuk mencoba trigger secara GUI, kita bisa juga membuat trigger pada PHPMyAdmin pada menu more > triggers, seperti gambar dbawah ini :

Demikian penjelasan tentang trigger, selamat mencoba

By : Adji Hendrawan
1 hari menjelang lebaran 😉